Notification

×

Iklan

ADVERTISEMENT
Iklan Sponsor

RUNNING TEKS

www.media1.id — Portal Berita Online Nasional • Menyajikan Berita Terkini, Akurat & Terpercaya • Politik • Ekonomi • Hukum • Daerah • Nasional • Update Setiap Hari •
www.media1.id — Portal Berita Online Nasional • Menyajikan Berita Terkini, Akurat & Terpercaya • Politik • Ekonomi • Hukum • Daerah • Nasional • Update Setiap Hari •

Iklan

ADVERTISEMENT

Marak Tower "Bodong", Media Turun Investigasi

Kamis, 16 April 2026 | 18.17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-16T11:17:53Z


Bogor | Media1. Id - Kasus ini terkuak berkat perhatian serius dari tim investigasi media. Menyusul maraknya pembangunan menara telekomunikasi yang diduga tidak memiliki legalitas di wilayah Kecamatan Cijeruk, awak media mendatangi langsung lokasi untuk mendalami kebenaran.

 

Hasilnya mengejutkan. Pembangunan tower yang seharusnya melalui prosedur perizinan yang ketat, justru dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan terkesan memaksakan diri tanpa kepatuhan terhadap peraturan daerah.

 

Padahal, lokasi tersebut berada tidak jauh dari lembaga pendidikan dan pemukiman warga, sehingga keberadaan bangunan yang tidak jelas legalitasnya ini tentu menimbulkan keresahan dan pertanyaan besar bagi masyarakat sekitar.

 

Satpol PP Tidak Akan Beri Ampun

 

Merespons temuan tersebut, Satpol PP Kecamatan Cijeruk langsung bergerak. Mereka menegaskan bahwa tidak ada kompromi bagi siapapun, termasuk perusahaan kelas kakap, yang berani melanggar aturan dan mendirikan bangunan tanpa izin.

 

"Kami tidak melihat siapa pemiliknya. Yang jelas, jika tidak ada izin, maka itu adalah bangunan liar yang harus ditertibkan. Kami akan pastikan tower Indosat ini tidak akan berdiri tegak jika legalitasnya tidak lengkap dan sesuai prosedur," tegas petugas di lokasi.

 

Masyarakat pun menyambut baik langkah tegas ini. Mereka berharap ini menjadi peringatan keras bagi operator lain agar tidak semena-mena mendirikan infrastruktur tanpa menghormati aturan yang berlaku di Kabupaten Bogor.

×
Berita Terbaru Update